Pembelajaran kearifan lokal adalah seperangkat rencana dan pengaturan isi dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. Kondisi atau faktor lingkungan setempat lebih diangkat, bukan saja diajarkan terpisah namun bisa berkaitan.
Beberapa potensi kearifan lokal terkait dengan materi pelajarn yang bisa diangkat dan dipakai sebagai suplemen pengembangan bahan ajar. Dalam tatanan masyarakat Bali, potensi-potensi kearifan lokal, baik yang ada dalam bentuk dokumen ataupun yang ada dalam bentuk praktek perilaku masyarakat sehari-hari, sangat banyak jumlahnya. Beberapa dokumen dan hasil penelitian yang telah mengungkapkan potensi tersebut, khususnya dalam pendidikan adalah sebagai berikut. (Subagia, 2006).